Monday, December 24, 2018

Mie Instan VS Nasi | Cepat Gemuk.?

Mie instan biasanya merupakan pengganti nasi dan tidak dianggap terlalu penuh, sehingga tidak akan menambah berat badan. Meskipun ide ini belum tentu benar. Datang dan lihat jenis makanan apa yang lebih ramah untuk menjaga berat badan, mie instan atau nasi?

Mie Instan VS Nasi | Cepat Gemuk.?

Untuk menjawab pertanyaan ini, mari kita bandingkan mie instan dengan berat yang sama dengan kalori dalam nasi. Suplai 35-40 gram mie instan atau paket 190 hingga 200 kalori. Pada saat yang sama, nasi putih memiliki berat yang sama dan hanya mengandung 46 kalori.

Mie instan VS Nasi

Dari perbandingan di atas, kandungan kalori mie instan hampir lima kali lipat dari beras. Dengan kata lain, mie instan menyebabkan berat badan lebih cepat daripada nasi. Tak perlu dikatakan, mie instan biasanya disajikan dengan telur, sosis, daging kornet atau keju, yang tentunya meningkatkan kandungan kalori.

Kemudian, orang-orang di Indonesia memiliki kebiasaan yang lebih khas, mencampur mie instan dengan nasi, sehingga kalori yang terbakar akan berlipat ganda. Faktanya, dalam sehari yang terdiri dari tiga kali makan, kebutuhan kalori wanita dewasa hanya sekitar 1.800-2.000, dan kebutuhan kalori pria dewasa sekitar 2.200-2.400.

Mie Instan VS Nasi | Cepat Gemuk.?

Konsumsi berlebihan tidak baik

Selain kandungan karbohidrat dan lemak yang tinggi, mie instan yang disediakan dengan kaldu instan biasanya memiliki kandungan natrium atau garam yang tinggi. Asupan natrium yang berlebihan dapat menyebabkan kerusakan pada tubuh, seperti meningkatnya fungsi ginjal, tekanan darah tinggi, stroke dan penyakit jantung.

Tidak hanya mie instan, konsumsi nasi putih yang berlebihan dapat menyebabkan beberapa penyakit. Menurut penelitian, orang Asia yang mengonsumsi beras setiap hari memiliki risiko lebih tinggi terkena diabetes daripada orang Eropa yang mengonsumsi beras kurang dari 5 kali seminggu.

Sekarang dikenal sebagai panduan piring untuk mencapai nutrisi seimbang, mudah untuk berlatih setiap hari. Beras atau jenis karbohidrat lainnya hanya diperbolehkan untuk mengisi piring makan, yang lagi-lagi diisi dengan protein. Setengah sisanya penuh dengan sayuran dan buah-buahan.

Beras memang sulit dipisahkan dari orang Indonesia. Khusus bagi mereka yang berisiko terkena diabetes, dokter merekomendasikan untuk menggunakan padi-padian dan bukannya nasi putih.

Sekarang, setelah membaca konten kalori dari setiap pilihan, sekarang Anda tahu apa yang harus dipilih ketika Anda lapar?

Lihat Juga :

Keyword :
mie instan dan nasi, cepat gemuk, cara cepat gemuk, cara cepat gemuk dan tinggi, cara cepat gemuk alami dalam seminggu, cara cepat gemuk tradisional, cara cepat gemuk alami, cara cepat gemuk badan, cara cepat gemuk untuk pria, resep cepat gemuk, rahasia cepat gemuk, jamu cepat gemuk, vitamin cepat gemuk, cepat gemuk alami, cepat gemuk dalam 1 minggu, cara cepat gemuk alami dalam 1 minggu, susu cepat gemuk untuk dewasa, cepat gemuk secara alami, ramuan cepat gemuk, cepat gemuk badan, cepat gemuk sehat, cara cepat gemuk pria, jamu cepat gemuk alami, cepat gemuk dalam seminggu, cara cepat gemuk alami untuk pria, biar cepat gemuk secara alami, makanan cepat gemuk alami, cara cepat gemuk kan badan, ingin cepat gemuk dalam seminggu, cara cepat gemuk dalam 1 hari, susu cepat gemuk untuk balita, susu cepat gemuk untuk bayi, cara cepat ingin gemuk, biar cepat gemuk gimana caranya, ingin cepat gemuk alami, susu cepat gemuk badan, rahasia cepat gemuk alami, cepat gemuk dalam 3 hari, ingin cepat gemuk makan apa, makanan cepat gemuk badan, cepat gemuk makan apa, agar bayi cepat gemuk minum asi

0 comments:

Post a Comment